Masa Depan Dayah

 Oleh Tabrani ZA Al-Asyhi DAYAH adalah satu-satunya lembaga pendidikan yang sudah sangat mengakar sejak Islam bertapak di Aceh pada abad pertama Hijriah. Dayah menjadi pusat dari pembahasan mengenai pendidikan Islam dalam konteks masyarakat Aceh baik di masa lalu maupun masa sekarang. Dimulai dari pendirian Dayah Cot Kala Langsa, kemudian lembaga dayah menyebar ke berbagai penjuru daerah bahkan sampai ke Nusantara, Malaysia dan Thailand (Saifullah; Serambi Indondesia, 8/2/2013). Penulis meyakini bahwa pemimpin-pemimpin Aceh masa lalu termasuk Sultan Iskandar Muda adalah sosok yang juga mengenyam pendidikan dayah sebelum...

Tantangan Pembangunan Dayah

 Oleh Teuku Zulkhairi HARAPAN dan inovasi pembangunan dayah (baca: pesantren) oleh Pemerintah Aceh bertumpu pada Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD), yang dibentuk pada 2008. Setidaknya ini dari perspektif ‘lingkaran luar’ dayah. Adapun dari `lingkaran dalam’ pendidikan dayah, ada atau tidaknya badan ini tidak terlalu berpengaruh. Fakta sejarah telah membuktikan bahwa dayah terus eksis menjadi sub sistem yang kuat dan mengakar dalam masyarakat bisa terus eksis tanpa adanya perhatian pemerintah. Kendati demikian, mungkin semua akan sepakat bahwa terbentuknya badan dayah seharusnya bisa memacu pembangunan dan inovasi pendidikan dayah, baik pembangunan fisik maupun pembangunan dalam bentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai tujuan dari pendidikan dayah...

Kegagalan Multikulturalisme

Oleh: Asmaul Husna PELABELAN julukan tertentu akan satu suku, seperti masyarakat Aceh suka berperang, orang Jawa yang hobi bermusyawarah, dan ada juga Padang yang identik dengan sifat penuh perhitungannya, ternyata bisa membuat masyarakat berkeyakinan bahwa memang benar seperti itu. Ini hanyalah contoh kecil bagaimana multikulturalisme belum hidup dan menyatu dalam jiwa masyarakat kita. Sikap yang diselimuti kecurigaan ini pun kemudian dipupuk menjadi sebuah alasan pembenaran bahwa kita memang lebih baik dari orang lain. Walau tak elok dinyatakan, tapi ini telah menunjukkan betapa kita gagal bahkan hanya untuk sekadar memahami apa itu multikulturalisme. Dan ini adalah satu polesan warna demokrasi yang telah kita lukiskan dalam sejarah kehidupan. Ketika perbedaan suku, ras,...

Pembunuhan dalam Perspektif Islam

Oleh: Hasanuddin Yusuf Adan PEMBUNUHAN atau prilaku membunuh itu sangat dilarang dalam Islam. Ini merupakan kejahatan tingkat tinggi, apalagi kalau pembunuhan itu dilaksanakan dengan sengaja. Biasanya efek pembunuhan itu berkepanjangan sehingga menimbulkan dendam kusumat antara keluarga terbunuh terhadap keluarga atau pembunuh itu sendiri. Kondisi dendam tersebut mengikut pengalaman berlaku baik untuk orang perorang maupun orang banyak seperti efek dari sebuah peperangan yang meninggalkan kesan dalam waktu berkepanjangan. Dalam percaturan politik, apa lagi menjelang penentuan anggota legislatif atau penentuan pemimpin (pemilu/pemilukada) di sesuatu wilayah sesekali terjadi pembunuhan sebagai upaya merebut kekuasaan atau jabatan. Perbuatan keji seperti ini dilakukan oleh orang-orang...

Pendidikan untuk Semua

Oleh: Harri Santoso HAL pertama yang dilakukan Jepang setelah kalah dalam Perang Dunia II pada 1945, adalah mengumpulkan berapa jumlah guru yang selamat pada saat itu. Demikian pula Malaysia, sejak awal kemerdekaannya, negeri jiran itu banyak mendatangkan guru-guru dari Indonesia untuk memberikan pengajaran kepada rakyat mereka. Hasilnya, hari ini kedua negara diatas telah menjadi macan baru Asia disebabkan kepedulian kedua negara tersebut terhadap pentingnya pembangunan pendidikan. Begitu sangat istimewanya pendidikan sehingga kemudian banyak negara-negara yang mengawali pembangunan negaranya pada peletakan dasar sistem pendidikan untuk menciptakan generasi terbaik dalam membangun negerinya. Bagaimana dengan Indonesia? Meskipun sudah 67 tahun kita merdeka kita masih disibukkan...

Korupsi dan Dunia Pendidikan

Oleh: Anton Widyanto KORUPSI adalah sesuatu yang merusak tatanan kehidupan masyarakat sebuah bangsa. Korupsi adalah sesuatu yang potensial menjadikan masa depan negara menjadi suram. Korupsi adalah haram. Korupsi adalah aksi memperkosa ajaran agama. Korupsi adalah tingkah menjijikkan. Korupsi adalah bla....bla....bla....dst... dst. Ungkapan-ungkapan yang memposisikan korupsi sebagai sesuatu yang negatif dan destruktif seperti ini --terlepas apakah ia tergolong dalam kejahatan luar biasa (extraordinary crime) atau tidak-- tentu disepakati semua orang. Meski demikian, faktanya sampai detik ini korupsi masih berlangsung dengan senantiasa memodifikasi modusnya, sehingga semakin sulit dilacak dan dibuktikan. Yang menarik (atau lebih tepatnya ironis), ketika korupsi juga ikut-ikutan...

Perempuan dalam 'Hibernasi Politik'

Oleh: Bisma Yadhi Putra SEORANG mahasiswi bimbang. Dia mendapat lamaran dadakan dari salah satu parpol lokal untuk diusung di Pemilu 2014. Dia minta pendapat. Saya bilang, menjelang pemilu, parpol seperti beruang atau lelaki hidung belang yang suka “cinta satu malam”. Ada kecenderungan perempuan dibutuhkan menjelang dan saat pemilu berlangsung saja. Setelahnya, dicampakkan! Ini namanya “politik satu malam”, sebuah prinsip rekrutmen yang tujuannya hanya menjadikan perempuan sebagai pelengkap. Parpol meminang perempuan secara dadakan guna memenuhi persyaratan penyertaan minimal 30 persen perempuan dalam daftar caleg di setiap daerah pemilihan (dapil). Peraturan KPU No.7/2013, mengharuskan dalam setiap tiga nama dalam daftar caleg, terdapat sekurang-kurangnya satu orang perempuan....

Memaknai 'Kangkang Style'

SETIAP peraturan yang dibuat tentu ada maksud dan tujuan tersendiri bagi si pembuat kebijakan. Larangan untuk duduk mengangkang saat berboncengan mungkin juga untuk menghormati kaum hawa. Perempuan sebagai perhiasan dunia sudah mesti dijaga kehormatannya. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Suaidi Yahya, Walikota Lhokseumawe, tak berselang jauh dengan tragedi yang bergejolak di India.  Memaknai 'Kangkang Style' - Serambi Indone...

'Kangkang Style' Mengapa Dilarang

SEJUMLAH kebijakan pemerintah di Aceh kerap menarik perhatian dan mengundang sorotan masyarakat, baik di level lokal, nasional, bahkan dunia internasional. Setelah kebijakan wajib mengenakan rok bagi perempuan, yang digagas dan diberlakukan oleh Pemkab Aceh Barat, tahun lalu. Belum lama ini, Pemko Lhokseumawe juga mengeluarkan satu aturan yang sasarannya lagi-lagi ditujukan untuk perempuan, yakni tidak boleh duduk mengangkang (kangkang style) atau duek pheng di atas sepeda motor. Mengapa? 'Kangkang Style' Mengapa Dilarang - Serambi Indone...

Pages 381234 »